Biden bergabung dengan TikTok, apa motif di baliknya?

Pada tanggal 11 Februari waktu setempat, Presiden Amerika Serikat, Biden, resmi bergabung dengan platform media sosial TikTok dan membuka akunnya sendiri. Langkah ini jelas merupakan strategi tim kampanye Biden-Harris untuk menarik penggemar TikTok dan memenangkan suara untuk Biden.

Pertanyaan Kotton terhadap Zhou Shutian menimbulkan kontroversi.

Baru-baru ini, dalam sebuah dengar pendapat yang mendapat perhatian luas, Senator Federal AS, Tom Cotton, mempertanyakan kewarganegaraan Zhou Shutian, CEO TikTok, dengan cara yang kontroversial. Dia berulang kali bertanya apakah Zhou adalah orang Tiongkok, meskipun Zhou telah menjelaskan bahwa dia adalah warga negara Singapura dan bukan warga negara Tiongkok maupun Amerika. Pernyataan ini menuai kecaman dari banyak pengguna internet, yang menganggap tindakan Cotton sebagai diskriminasi rasial.

Sikap pemerintahan Biden tetap sama.

Namun, keikutsertaan tim kampanye Biden-Harris tidak berarti sikap pemerintahan Biden terhadap TikTok berubah. Jubir Gedung Putih menyatakan kekhawatiran keamanan terhadap TikTok tidak berubah. Meskipun pemerintahan Biden yang berhaluan Demokrat dan Senat yang berhaluan Republik bukan lembaga yang sama, pemerintahan Biden masih akan mempertimbangkan pendapat partai-partai di Senat dan melaksanakan kebijakan menekan TikTok secara politis yang benar.

Biden memanfaatkan TikTok untuk mendapatkan pemilih.

Sebagai peserta kampanye untuk pencalonan kembali, Biden mengubah sikapnya terhadap pemilih Amerika. Dilaporkan bahwa tim kampanye Biden akan secara rutin mempublikasikan konten di TikTok dan media sosial lainnya. Setelah membuka akun TikTok, tim kampanye segera memposting video pertama. Dalam video ini, Biden menjawab serangkaian pertanyaan, termasuk siapa yang akan memenangkan kejuaraan, menunjukkan keahliannya dalam menangkap isu-isu hangat.

Ketika ditanya siapa yang akan memenangkan Pemilihan Presiden Amerika 2024, Biden menjawab dengan humor, 'Jangan bercanda, saya sendiri yang menang!' Jawaban ini tidak hanya menyampaikan keyakinannya kepada penggemar dan penonton, tetapi juga sebagai dorongan bagi tim kampanye.

Meskipun bergabungnya tim kampanye Biden-Harris adalah untuk memenangkan suara, pandangan pemerintahan Biden terhadap TikTok tidak berubah. Sikap politis yang politis ini mencerminkan kekhawatiran mendalam di Gedung Putih, sambil tetap waspada terhadap faktor apa pun yang dapat memengaruhi dukungan pemilih.

Secara keseluruhan, keikutsertaan Biden di TikTok adalah strategi untuk memanfaatkan platform sosial dalam memperoleh dukungan pemilih, ini menunjukkan kepercayaan diri dan juga kekuatan tim kampanye. Namun, pemerintahan Biden masih memiliki kekhawatiran terhadap masalah keamanan TikTok, ini juga perlu diperhatikan.

Tim kampanye Biden-Harris menganggap TikTok sebagai platform penting untuk menarik pemilih muda. Dalam pemilihan presiden sebelumnya, antusiasme pemilih muda relatif rendah, tetapi jika dapat memenangkan pendukung baru di TikTok, ini akan menjadi dukungan yang penting bagi tim Biden-Harris dalam melawan Trump.

Tim Biden sedang berusaha membangun hubungan dengan pemilih muda, avatar mereka di TikTok dirancang dengan gambar mata memancarkan sinar laser, ini menunjukkan perhatian mereka terhadap pemilih muda. Beberapa pemuda menyatakan bahwa mereka telah menunggu momen ini.

Ada beberapa komentar yang berpendapat bahwa strategi tim Biden adalah bijaksana, dengan mengharapkan mereka dapat menarik dukungan dari generasi muda melalui TikTok.

Pengaruh hubungan Amerika-China dengan TikTok

Departemen Luar Negeri China telah menanggapi bahwa pemerintah Amerika belum memberikan bukti apa pun yang menunjukkan bahwa TikTok mengancam keamanan nasional Amerika, dan mereka menyatakan ketidakpuasan terhadap tindakan penindasan tanpa alasan dari pihak Amerika. Pihak China mengajukan desakan kepada pemerintah Amerika untuk menghormati prinsip ekonomi pasar dan persaingan yang adil, menghentikan penindasan tanpa alasan terhadap perusahaan asing, dan memberikan lingkungan yang adil dan non-diskriminatif bagi perusahaan dari berbagai negara yang berinvestasi dan beroperasi di Amerika.

Jika Biden memenangkan pemilihan presiden Amerika tahun 2024 dan suara pentingnya berasal dari pengguna TikTok, apakah dia akan mengubah sikapnya terhadap TikTok? Pemerintah dan perusahaan China juga perlu merespons dan tetap waspada terhadap tindakan penindasan dari masyarakat internasional.

Sikap pemerintah Amerika terhadap perusahaan internasional

不论是拜登还是特朗普,希望美国政府能够为各国企业在美投资提供公正、公平、非歧视的环境。国际社会应该对美国政府打压合作伙伴的做法保持警惕。拜登开通TikTok并不意味着他会完全改变对TikTok的立场,问题也不会迅速解决。我们需要看到拜登团队利用TikTok吸引年轻人的战略,同时也要认识到中国政府和企业需要更多的应对能力。